Showing posts with label politik. Show all posts
Showing posts with label politik. Show all posts

5 Reaksi Ahok setelah diumumkan DPRD jadi gubernur DKI

 5 Reaksi Ahok setelah diumumkan DPRD jadi gubernur DKI

Merdeka.com - DPRD DKI Jakarta pada Jumat kemarin menggelar Rapat Paripurna Istimewa untuk mengumumkan Basuki Tjahaja Purnama sebagai gubernur DKI menggantikan Joko Widodo. Ahok, sapaan Basuki, menjadi gubernur sampai 2017 mendatang.

Perjalanan Ahok menuju DKI penuh liku. Berbagai ganjalan dia hadapi. Mulai dari DPRD sampai ormas yang mengaku bernapaskan Islam.

Ahok sendiri percaya diri dirinya tetap menduduki DKI 1. Meski belum resmi, tapi pengumuman ini cukup menjadi bukti kuat Ahok bisa segera dilantik.

Kegembiraan pun tersirat jelas di wajah mantan bupati Belitung Timur saat Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi mengumumkan dirinya sebagai gubernur DKI. Berikut reaksi Ahok setelah dinyatakan DPRD sebagai gubernur.

Telkom Siap Bantu Jokowi Bikin IT 'e-Blusukan


  • PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) siap mendukung program Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) untuk membangun sistem informasi dalam mendukung kinerjanya. Sesuai gaya khas Jokowi, Telkom akan menamai sistem informasi tersebut elektronik blusukan alias e-Blusukan.

    Direktur Keuangan Telkom, Honesti Basyir mengungkapkan, pihaknya tak ragu-ragu untuk mendukung rencana pemerintah baru dalam pengembangan sistem informasi dan teknologi. E-Blusukan adalah sistem blusukan secara online yang akan membantu Jokowi saat mengemban tugasnya.

    "Kami nggak ragu dan 1.000 persen siap mendukung pemerintah," tegasnya di acara Investor Summit 2014, Jakarta, Rabu (17/9/2014).

    Honesti melanjutkan, perseroan telah memodernisasi seluruh jaringan atau network mereka. Dia bilang, PT Multimedia Nusantara (Metra), anak usaha Telkom bakal menjadi penggerak program pemerintah berbasis online.

    "Jadi tinggal pemerintah maunya apa, karena jaringan kami tinggal diisi aplikasi yang mau dibuat pemerintah, apakah e-Blusukan, e-government atau lainnya. Jadi masalah konten, aplikasi dan desainnya seperti apa," ucap dia.

    Pada semester I 2014, Telkom membukukan kinerja keuangan positif. Hingga Juli ini, pendapatannya tercatat Rp 43,54 triliun atau naik 8,4 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp 40,16 triliun.

    Per 30 Juni 2014, pelanggan Telkom mencapai 3,21 juta pelanggan fixed broadbandi speedy. Mobile broadband menjadi 18,19 juta orang, sebanyak 7,27 juta pelanggan menikmati layanan BlackbBerry. Sehingga total pelanggan broadband sebanyak 28,69 juta, serta basis pelanggan seluler tercatat 137,37 juta dan 9,52 juta pelanggan telepon kabel. (Sumber: baranews.co 18/9/2014)

JK Pastikan Kabinet Diumumkan Sore Ini, Tak Ada Perubahan Lagi



Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla memastikan komposisi kabinet pemerintahannya bersama presiden Joko Widodo sudah mantap. Tak akan ada perubahan lagi menjelang pengumuman sore ini di Istana Merdeka pukul 16.00 WIB.

"Ini kan nanti (pengumuman kabinet) di Istana, ya tunggu aja," kata JK usai menghadiri acara Tahun Baru Islam di Stadion GBK, Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (26/10/2014).

Jadi, sudah fix Pak JK? "Insya Allah," jawab JK singkat sambil memastikan tak ada perubahan lagi di nama-nama menterinya.

Saat ditanya soal penggabungan kementerian, pria asal Makassar ini memastikan ada persiapan administrasi yang harus dilakukan. Dia yakin, tak ada terlalu banyak masalah.

Andi Widjajanto, salah seorang mantan Deputi Tim Transisi Jokowi-JK mengatakan, pengumuman akan digelar sore ini di istana. Para menteri akan dipanggil kemudian diperkenalkan ke publik.

sumber : detik.com

Bupati kediri dituding melakukan pelanggaran HAM



Puluhan warga yang tergabung dalam Front Perjuangan Rakyat Kediri Bersatu melakukan aksi demonstrasi didepan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Kediri, Rabu (24/09).
Dalam aksi tersebut mereka memprotes adanya pengrusakan lahan pertanian yang diakui sebagai milik warga Dusun Simbar Lor Desa Ploso Lor Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri. Mereka menilai pemerintah Kabupaten Kediri dan DPRD yang bertanggungjawab atas pengrusakan lahan pertanian yang selama ini digarap oleh warga setempat.
Agus Tiatno salah satu koordinator aksi menyatakan bahwa pihaknya menilai Pemkab Kediri dan DPRD kabupaten Kediri telah melakukan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dan mencederai amanat yang diberikan oleh rakyat kabupaten Kediri. “Bupati Kediri telah merampas hak petani. Lahan dan tanaman petani di Dusun Simbar Lor, Desa Plosokidul, Kecamatan Plosoklaten dirusak dengan ditraktor. Sehingga petani mengalami kerugian materi hingga Rp 8 milyar rupiah,” terang Agus.
Dengan kawalan ketat dari aparat kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kediri, mereka mendesak agar bupati dan ketua DPRD dapat menemui mereka, namun setelah berjam-jam melakukan orasi bupati dan ketua DPRD tidak juga menemui massa pendemo.
Aksi unjukrasa ini kemudian berakhir setelah pengunjuk rasa menyerahkan dua ekor kelelawar kepada aparat kepolisian sebagai simbol kerakusan dari Bupati Kediri hingga tega mengorbankan rakyatnya.

anak jokowi naksir sama jessica mila

Ketenaran anak bungsu Pre­siden Jokowi, Kaesang Pa­nga­rep, kini kerap disebut ber­adu dengan sang bapak. Apalagi sejak Kae­sang muncul di hadap­an media pertama kali bersama kedua sau­daranya, sesaat sebe­lum Jokowi berangkat ke acara pelantikan di MPR, Senin (20/10), dia panen pujian khususnya dari ABG cewek.
Meski kini Kaesang jadi salah satu warga kehormatan, lelaki yang lahir 25 Desember 1994 tetaplah manusia yang juga me­rindukan tambatan hati.
Dalam blog pribadinya, Kae­sang menulis kriteria gadis ida­mannya sekaligus yang menjadi cita-citanya. Dia ingin memiliki pacar secantik Jessica Mila.
“Cita-cita: Punya pacar se­cantik Jessica Mila,” begitu ke­inginan Kaesang yang dia tulis di wall biografi blognya.
Siapa sih sebenarnya Jessica Mila, yang bisa membuat seorang anak presiden mabuk kepayang dan tergila-gila kepadanya?
Dara kelahiran Kota Langsa, 3 Agustus 1992 ini merupakan mo­del dan artis Indonesia. Na­manya sudah tidak asing lagi di pentas film dan sinetron Tanah Air.
Dia terlibat di beberapa film layar lebar seperti Seoul With Love (2010), Pengantin Cantik (2010), Dua Cinta Satu Hati(2010), Slank Nggak Ada Ma­tinya (2013) dan Marmut Merah Jambu (2014).
Dia juga membintangi sejum­lah sinetron seperti Manohara, Doa dan Karunia serta Ganteng Ganteng Serigala.
- See more at: http://rakyatsulsel.com/anak-jokowi-naksir-artis-jessica-mila.html#sthash.zxaxMGSH.dpuf

Bos Bank Mandiri Jagokan Darmin Nasution Jadi Menko Perekonomian

//images.detik.com/content/2014/10/23/4/darmin4.jpg
Jakarta -Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk Budi Gunadi Sadikin mendukung Darmin Nasution sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian untuk kabinet Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK). 

"Pak Darmin bagus. Saya bantu bagian doa deh," ungkap Budi di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Kamis (23/10/2014).

Budi mengatakan, Darmin cukup kaya akan pengalaman. Darmin pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Kementerian Keuangan, Kepala Bapepam LK, dan Gubernur Bank Indonesia (BI).

"Ia pengalamannya banyak. Bagus jadi menko ekonomi," ujarnya.

Dari pengalamannya terlihat, Darmin cukup menguasai ekonomi dari sisi fiskal hingga moneter. Sebagai mantan Kepala Bapepam LK, Darmin menjadi sangat dikenal investor dan pelaku pasar keuangan.

Budi menuturkan, potensi ekonomi Indonesia sangat besar. Indikatornya dari sisi populasi yang keempat terbesar di dunia dan PDB berada pada peringkat 16 dunia.

"Harusnya kita punya kabinet yang bisa bawa kita ke ekonomi yang sepantasnya. Banyak orang pintar di Indonesia. Kayak yang barusan (Darmin) saya rasa bisa bantu merealisasikannya," tukas Budi.

Jokowi Diminta Pilih Menteri yang Loyal 100 Persen


Jokowi
Liputan6.com, Jakarta - Presiden Jokowi saat ini masih berdiskusi dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Tim Transisi untuk memutuskan nama-nama yang dipilih sebagai menteri setelah menerima laporan rekomendasi rekam jejak calon menteri dari KPK. Saran dan masukan terus mengalir untuk Jokowi dan JK terkait menteri, termasuk dari pengamat hukum tata negara Refly Harun.

Refly menyarankan Jokowi untuk menunjuk menteri yang benar-benar berkualitas dan bisa bekerja secara total 100 persen dalam menjalankan program kerja dan menangani sejumlah problematika di bidang kementeriannya.

"Jokowi harus benar-benar menunjuk menterinya 100 persen yang benar loyal dan bekerja. Karena pengumuman nama menteri menjadi starting baik atau buruk bagi pemerintahan Jokowi ke depan," ujar Rafli di Jakarta, Selasa (21/10/2014).

Menteri-menteri yang dipilih Jokowi terdiri dari murni profesional di bidangnya dan profesional parpol. Refly Harun meragukan menteri yang juga menjadi pengurus parpol bisa memiliki loyalitas 100 persen terhadap presiden, karena yang bersangkutan turut membawa visi-misi partai.

"Kalau menteri merupakan pejabat teras atau ketua umum parpol, mana mungkin dia bisa maksimal atau loyal ke presiden," ujar Refly.

Menurut dia, menteri yang juga pejabat teras parpol memiliki mandat dari konstituen untuk mewujudkan visi-misi parpol. Ketika yang bersangkutan juga menjadi menteri Jokowi, maka dia akan membawa kepentingan parpolnya.

"Menteri itu harus loyal 100 persen ke presidennya. Jangan-jangan nanti imbauan Pak Jokowi agar menteri 'all out', malah menjadi 'walkout'," tegas dia.

Refly menyarankan bagi menteri yang memiliki jabatan di parpolnya harus berupaya keras membagi waktu antara agenda parpol dan tugasnya sebagai menteri.

"Tidak mungkin menteri pejabat teras atau ketua umum parpol tidak korupsi waktu, karena dia harus membagi waktu," jelasnya.

Refly menambahkan, selain loyalitas, menteri harus memenuhi beberapa unsur lain, yakni harus mau bekerja keras dan tidak hanya mengincar fasilitas. Menteri Jokowi juga harus bersih dari indikasi korupsi. Dia meminta Jokowi mencoret nama menteri jika terindikasi kuat terlibat korupsi, sekalipun belum menjadi tersangka.

"Menteri seperti ini berbahaya. Biasanya pejabat publik menjadi miskin setelah akhir masa jabatan karena tidak ada kesempatan memperkaya diri, tetapi menteri yang seperti ini malah makin kaya," pungkasnya. "Menteri harus profesional, mempunyai kualitas dan kualifikasi. Jokowi harus memastikan menterinya memiliki kemampuan." (Ein)
Credits: Rizki Gunawan
 
Copyright © 2013. Koran Jawa Timur - All Rights Reserved